Bentrokan Warga di Mimika Papua Tengah Dipicu Perselingkuhan

Kurnia Illahi
Bentrokan dua kelompok warga kembali pecah di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (17/10/2025). (Foto: Polda Papua).

Akibatnya, aparat membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata dan melakukan swiping terhadap warga yang masih membawa panah dan busur. Polisi juga membongkar tenda-tenda yang didirikan di tengah area bentrokan.

“Pembongkaran dan pembakaran tenda dilakukan untuk mencegah warga kembali berkumpul dan memicu bentrok susulan. Kami juga menghimbau agar warga menyerahkan alat tajam atau panah yang masih disimpan,” ucapnya.

Polisi menegaskan akan menindak tegas setiap warga yang melakukan provokasi atau membawa senjata tajam sesuai dengan Undang-Undang Darurat, demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bentrokan Warga Pecah di Mimika, Polisi Tembakkan Gas Air Mata 

57 tahun lalu

Bentrokan 2 Kelompok Bersenjata Pecah di Tambang Nikel Buton, Dipicu Sengketa Lahan

57 tahun lalu

Penembakan di Intan Jaya Papua, Seorang Ibu Hamil Tewas

57 tahun lalu

Remaja Tewas Dibacok dalam Bentrokan di Purwakarta, Pelaku Diburu Polisi

57 tahun lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal