Bencana Kelaparan di Papua Tengah, Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 2 Minggu

Binti Mufarida
Wakil Presiden Ma’ruf Amin beri keterangan terkait bencana kekeringan dan kelaparan di Papua Tengah. (Foto: MPI/Binti Mufarida)

“Secara umum sekarang sudah dilakukan pengiriman bantuan ke sana dan sudah sampai,” ucapnya.

Menurutnya, pengiriman bantuan memang sempat terkendala cuaca dan akses ke lokas.

“Memang ada masalah yang dihadapi. Pertama, soal kendala cuaca ini, sebenarnya semua logistik sudah tersedia (untuk dikirimkan) tetapi ada masalah cuaca. Kedua itu distribusi dari tempat pengiriman pertama ke daerah-daerah itu tidak ada akses sehingga harus dipanggul ya? Dipanggul ya? Jadi itu persoalan,” ujar Wapres.

Kemudian soal kesehatan. Pemerintah berupaya mengatasi berbagai masalah kesehatan untuk kelompok rentan seperti orang tua dan anak-anak. 

"Saya juga minta antisipasi daerah-daerah lain sehingga apabila terjadi kejadian serupa, kita sudah siap. Saya kira itu,” katanya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 7.500 orang mengungsi akibat kekeringan dan 6 orang meninggal dunia. Dalam penanganan bencana ini, Wapres menggelar rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Wakapolri Komjen Agus Andrianto, pejabat BNPB juga Bulog.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

7 hari lalu

Wapres Gibran ke Palembang, 1.009 Petugas Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan

19 hari lalu

Penembakan di Intan Jaya Papua, Seorang Ibu Hamil Tewas

1 bulan lalu

Korban Penembakan di Kembru Papua Bertambah Jadi 12 Orang, 1 di Antaranya Anak-Anak

2 bulan lalu

Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Terancam Hukuman Mati, Ini Identitasnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal