Antropolog: Tradisi Ekstrem Suku-suku di Indonesia Sulit Menghilang

Yan Yusuf
Rumah Adat Papua Barat Hanoi. (Foto: Instagram).

PAPUA, iNews.id - Tradisi ekstrem unik di beberapa suku di Indonesia telah ada sejak zaman dahulu. Karena itulah menghilangkan budaya yang turun menurun semacam ini dinilai sulit.

Sekalipun beberapa tradisi itu bertolak belakang dengan hukum positif di Indonesia. Namun, beberapa masyarakat di beberapa pulau di Indonesia masih melakukannya.

Antropolog Universitas Indonesia Raymond Michael Menot menegaskan, upaya memutus budaya maupun tradisi semacam ini telah ada jauh sebelum Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia di tahun 1945.

"Saya berkaca dari di Papua, masyarakat di sana banyak yang menentang upaya memutus tradisi ini," katanya, Senin (10/1/2021).

Dosen Fakultas Ilmu Sosial (Fisip) yang kini aktif di Papua Centre Fisip UI ini juga menegaskan sejak dahulu Belanda telah berupaya untuk mencoba menerapkan hukumnya tak lama setelah datang ke Papua. Namun, upaya itu tak kunjung berhasil hingga akhirnya Belanda pergi dari Papua. Hal serupa terjadi di Pemerintahan Indonesia.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sambut Human Origin Heritage, Wali Kota Robby Promosikan Budaya Salatiga ke Mancanegara

57 tahun lalu

Tradisi Weh-Wehan di Kaliwungu Kendal, Lebaran Maulud yang Dinanti Warga

57 tahun lalu

Tradisi Unik Jelang HUT RI di Dobangsan Kulonprogo, Warga Pasang 1.000 Bendera Merah Putih

57 tahun lalu

7 Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Daerah Indonesia yang Menarik untuk Diketahui

57 tahun lalu

12 Tempat Wisata di Cirebon yang Lagi Hits, Nomor 7 Terdapat Sisi Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal