Menurut dia, sejak wabah virus corona meluas, pos lintas batas negara atau PLBN Skouw ditutup. Karena itu pemerintah daerah harus mengawasi akses keluar masuk perbatasan.
"Kami terus memantau situasi di perbatasan negara dengan berkoordinasi bersama pemerintah kabupaten dan kota," katanya.
Dia meminta, pemerintah kabupaten dan kota dapat bekerja sama dengan aparat kampung supaya jalur tikus di perbatasan dapat diawasi maksimal. Lalu keberadaan akses alternatif ini akan dikoordinasikan dengan Papua Nugini.