5 Pekerja Tambang Dibunuh KKB di Yahukimo, Patroli Aparat Ditingkatkan

iNews
Operasi Damai Cartenz terlibat kontak tembak dengan KKB atau dikenal OPM di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Operasi Damai Cartenz).

YAHUKIMO, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak membunuh lima pekerja tambang  di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Serangan maut ini dilancarkan oleh kelompok yang dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu secara beruntun selama dua hari. 

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan, penguatan patroli dan pengamanan telah ditingkatkan untuk memulihkan rasa aman dan mencegah terulangnya korban jiwa.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan terdekat. 

"Keselamatan warga menjadi prioritas utama dan kerja sama seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua," ujar Kombes Adarma dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam atas insiden yang terjadi dalam dua tahap, yakni pada Minggu (20/9/2025) malam dan Senin (21/9/2025) pagi. 

Berdasarkan kesaksian DA, dua pekerja ditemukan tewas dengan luka kekerasan di Jalan Poros Kampung Bingki pada pukul 19.00 WIT. Rencana sejumlah penambang untuk menyelamatkan diri ke Dekai terpaksa dibatalkan karena cuaca buruk.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Pangkogabwilhan III Pimpin Evakuasi Bangkai Pesawat AMA yang Dibakar OPM di Papua

1 hari lalu

8 Orang Ditangkap terkait Jaringan KKB Yahukimo Pimpinan Ronal Heluka

2 hari lalu

TNI Kuasai Tempat Transit OPM di Intan Jaya, Sejumlah Senpi dan Amunisi Disita

10 hari lalu

Polisi Bongkar Peredaran Amunisi Ilegal di Jayapura, Menantu Purnawirawan TNI Ditangkap

10 hari lalu

DPO Pemasok Senjata Api KKB di Papua Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal