Mereka kerap membawa busur berukuran panjang dan anak panah saat akan berburu maupun beraktivitas di hutan. Senjata ini paling dapat diandalkan masyarakat karena memiliki jangkauan relatif jauh.
Umumnya senjata ini dimanfaatkan untuk berburu hewan, namun juga masih diandalkan saat perang antarsuku atau pertahanan.
Bahan dasar untuk busur dan anak panah biasanya dari kayu. Bagian mata panah diruncingkan dan sangat tajam, bahkan tak jarang dibubuhi racun dari getah tumbuhan hutan yang bertujuan agar cepat melumpuhkan hewan buruan. Racun ini tentunya tak membahayakan manusia.
2. Pisau Belati Papua
Belati Papua biasanya berbahan dasar tulang burung kasuari, hewan yang banyak terdapat di Papua. Dilihat dari penampilannya, senjata ini juga unik karena memiliki rumbai burung kasuari di gagangnya.
Masyarakat Papua biasanya menggunakan pisau kecil ini untuk berburu. Meskipun kecil, mata pisaunya sangat tajam sehingga menjadikan belati termasuk salah satu senjata andalan.