3 Fakta Perampokan Sadis di Jayapura, Korban Diperkosa lalu Dibanting

Andi Mohammad Ikhbal
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas saat ekspos kasus pencuriam disertai perampokan. (Foto: Polda Papua)

JAYAPURA, iNews.id - Perampokan sadis di Kota Jayapura, Papua, pada Juli lalu berhasil diungkap polisi. Pelaku merampas barang berharga milik ibu rumah tangga, memerkosa dan membanting korban hingga tewas.

Insiden ini terjadi di salah satu rumah warga di Jalan Amphibi Nomor 44 samping kantor PB PON Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.

Pelaku berinisial JI alias Ongko (49) terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur saat akan ditangkap di Arso Swakarsa Distrik Keerom. Perampokan sadis ini menyebabkan korban SEP meninggal dunia.

Berikut 3 fakta perampokan sadis di Jayapura yang dirangkum iNews.id:

1. Pelaku beraksi saat mabuk

Hasil penyelidikan, pelaku diketahui dalam keadaan dipengaruhi minuman keras saat melakukan tindak pidana tersebut. Dia melintas di depan rumah korban lalu berniat untuk melakukan pencurian.

Berawal saat pelaku hendak membuka pintu rumah namun diketahui korban. Begitu pintu dibuka, pelaku menyerang korban dengan mencekik leher dan menganiaya SEP.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wanita Obesitas di Situbondo Terperosok Septic Tank Sedalam 4 Meter, Evakuasi Dramatis!

57 tahun lalu

IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

57 tahun lalu

Dramatis! IRT di Tapsel Ditangkap Bawa Ganja 3 Kg, Sang Anak Menangis Histeris

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Gunungsitoli, IRT Tewas Mengenaskan Tergilas Truk Muatan Besi

57 tahun lalu

Terungkap! Pembacok IRT di Palangka Raya Ternyata ODGJ, Diduga Kehabisan Obat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal