Wagub NTB Soal Pernikahan Dini: Banyak Dampak Negatif dan Berbahaya kepada Anak

Nani Suherni
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah. (ANTARA/Nur Imansyah)

Selain itu, pemberian materi yang akan diberikan kepada masyarakat dapat digunakan dalam bahasa yang sederhan dan dapat dengan cepat dimengerti oleh masyarakat.  Dia juga berharap agar posyandu keluarga bisa mencegah pernikahan anak hingga stunting.

"Materi edukasi kepada masyarakat luas yang diolah dalam bahasa sederhana agar mudah dimengerti anak dan keluarga. Ini bukanlah hal yang mudah, namun jika kita bersinergi pasti akan lebih mudah mencegah dan menurunkan angka perkawinan anak di Provinsi NTB" ucapnya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Siswa SMP di Pemalang Nikahi Teman Kelas, Begini Kata Pihak Sekolah

57 tahun lalu

161 Anak di Bojonegoro Menikah Dini, 85 di Antaranya Hamil Lebih Dulu

57 tahun lalu

Isi Kuliah Umum Universitas Maranatha, Ganjar Serukan Perempuan Tak Nikah Dini

57 tahun lalu

342 Pengantin di Bojonegoro Ajukan Dispensasi Nikah Dini, 50 Pasangan Sudah Cerai

57 tahun lalu

Kasus Pernikahan Dini di Bantul Tinggi, 7 Bulan Sudah Ada 82 Dispensasi Nikah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal