Virus PMK Meluas, Pemprov NTB Hentikan Lalu Lintas Perdagangan Sapi

Antara
Virus PMK yang semakin meluas di Pulau Lombok, membuat Pemprov NTB mengambil sikap mengentikan sementara lalu lintas perdagangan sapi. (foto : inews.id)

MATARAM, iNews.id- Sapi yang terserang penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pulau Lombok kian meluas, setelah sebelumnya di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) kemudian menyusul ke Kabupaten Lombok Timur. Pemprov NTB pun mengambil sikap menghentikan sementara lalu lalu lintas perdagangan sapi.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Rahmadin mengatakan, pemerintah menyetop sementara lalu lintas perdagangan sapi baik yang keluar dan masuk daerah.

“Kalau pun ada pengiriman ternak seperti sapi dari NTB ke luar daerah hanya melalui tol laut. Sebab, NTB memiliki kuota 16.500 ekor sapi yang harus dikirim ke DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan daging sapi pada Hari Raya Idul Adha,” katanya, Minggu (15/5/2022).

Dijelaskan, penghentian ini dilakukan untuk semua produk tata niaga peternakan yang masuk melalui transportasi darat dari Pulau Jawa, Bali ke Lombok begitu juga dari Pulau Sumbawa ke Lombok. 

“Penghentian ini dilakukan sampai batas yang tak ditentukan,” sambungnya.

Editor : Febrian Putra
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggaran Rumah Tangga Gubernur-Wagub NTB Rp10 Miliar Jadi Sorotan, Sekda: Itu Ada Acuan

57 tahun lalu

Jenderal Andika Perkasa Buka Latsitardanus Ke-42 di NTB, Ini Pesannya

57 tahun lalu

Anggota DPRD NTB Kaget Dana Kebutuhan Rumah Tangga Gubernur dan Wagub Capai Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Kantongi Surat Dukungan 27 Provinsi, Peluang NTB-NTT Tuan Rumah PON 2028 Kian Kuat

57 tahun lalu

Link Daftar Lengkap Nama-Nama Jemaah Haji NTB 2022, Cek di Sini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal