Tak Tega Lihat Kondisi Sang Ayah, Anak Korban Pencabulan Cabut Laporan

Antara
Kuasa hukum korban asusila, Asmuni ketika memberikan keterangan pers dikantornya, Mataram, NTB, Rabu (17/3/2021). (Foto: Antara/Dhimas B.P.)

"Polisi tentu akan melihat apa yang sudah terjadi, ada perdamaian, ada pencabutan laporan. Baik buruknya pasti akan menjadi pertimbangan polisi dalam menentukan kelanjutan penanganan kasus ini," ujarnya.

Dia pun mengingatkan kepolisian agar kelanjutan penanganan kasus ini dapat mengacu pada proses penyelesaian perkara yang mendasar pada keadilan restoratif (restorative justice).

"Tapi itu kewenangan penegak hukum, kami tidak bisa ikut campur dalam membuat keputusan agae sikap dari kepolisian nantinya adalah murni dari kebijakan dalam penegakan hukum," ucapnya.

Lebih lanjut, Asmuni menerangkan terkait kondisi psikologis korban saat ini. Dia mengatakan bahwa kondisi korban sudah lebih baik dari sebelumnya.

"Hubungan terlapor dengan pelapor, antara ayah dan anak, sekarang alhamdulillah sudah baik, komunikasi mereka juga sudah baik. Bahkan korban sering datang ke kantor kami menanyakan ke saya, kakaknya, tentang kondisi ayahnya yang sekarang sedang sakit," kata Asmuni.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Anak Hilang Terseret Arus di Pantai Ampenan Mataram, 1 Orang Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal