"Yakinlah bahwa kalian bisa menjadi apa pun yang kalian cita-citakan. Mau jadi doktor, dokter, tentara, polisi atau mau jadi ulama besar seperti TGB KH Muhammad Zainul Majdi, kalian pasti bisa asal harus belajar dengan baik, tekun dan ikhlas," katanya.
Umi Rohmi juga mengajak generasi muda memanfaatkan semua fasilitas yang ada untuk mengembangkan diri. Termasuk berikhtiar membantu memperjuangkan kader-kader dan tokoh NWDI mengabdi di level pemerintahan.
"NWDI ini didirikan untuk kemaslahatan ummat. Intinya bermanfaat untuk orang lain," ucapnya.
Dia mendorong seluruh kader terutama pelajar dan pemuda NWDI tetap kompak dan bersatu. Hal itu salah satu bentuk melanjutkan perjuangan Maulana Syech dengan menjadi yang terbaik. Termasuk berupaya maksimal menjadi pemimpin ummat baik menjadi bupati, wali kota, pemimpin DPRD hingga menjadi gubernur NTB.
"Dalam hal ini seluruh kader harus menyukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di NTB. Di tingkat provinsi ada pasangan Rohmi-Forin sebagai calon gubernur dan wakil gubernur NTB dikenal sebagai jilbab hijau. Kalau di tingkat kabupaten Lombok Utara ada pasangan Najmul-Kus," katanya.
Selain di Desa Genggelang, kakak kandung TGB KH Muhammad Zainul Majdi itu juga membangun silaturahmi dengan masyarakat Dusun Jelitong, Desa Rempek Darussalam Gangga. Ratusan masyarakat termasuk kelompok ibu-ibu kompak menyatakan dukungan untuk pasangan Rohmi-Firin.
Pasangan duo doktor itu diusung empat partai politik yakni Partai Perindo yang saat ini dipimpin Ketua Umum Angela Tanoesoedibjo dan Ketua Majelis Persatuan DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Selanjutnya, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Bulan Bintang.