Sidang Kasus Dugaan Korupsi Wawali Bima, 2 Saksi Diancam OTK 

Edy Irawan
Saksi Sultan, dianiaya OTK usai memberi kesaksian dalam sidang perkara korupsi dengan terdakwa Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, Rabu (7/7/2021). Foto: iNews.id/Edy Irawan

BIMA, iNews.id - Dua orang saksi dengan terdakwa Wakil Wali (Wawali) Kota Bima, Feri Sofiyan, diancam sejumlah orang tidak dikenal (OTK) usai memberi kesaksian dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga di Pengadilan Negeri Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu (7/7/2021). Kedua saksi yakni Akbar dan Sukriadin, mengaku diintimidasi OTK hingga dievakuasi jaksa.

Akbar menyebutkan, usai memberi kesaksian di persidangan dia dihampiri sejumlah OTK berbadan kekar ketika sedang duduk di kantin. Mereka menginterogasi dan mengintimidasi.

"Seketika datang teman saya yang sudah mengetahui maksud para OTK tersebut. Saya pun di ajak teman saya untuk cari makanan ditempat lain," ujar Akbar.

Kejari Bima mengetahui saksi berada dalam ancaman mengevakuasi Akbar dari pengadilan melalui pintu khusus yang menghubungkan dengan kantor Kejari. Di kantor Kejaksaan, Akbar bersembunyi dalam toilet sambil berupaya menghubungi rekannya namun gagal karena gangguan sinyal.

"Setelah bergegas keluar dari dalam toilet dan kembali bertemu dengan anggota Kejaksaan yang tadi. Dari situ saya mendapatkan kabar, jika Sukriadin salah seorang saksi disembunyikan dari dalam gudang kantor Kejaksaan setempat dan dikunci dari luar oleh pegawai Kejaksaan agar ia terhindar pula dari kejaran OTK yang mencarinya saat itu," kata Akbar

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
11 hari lalu

SPPG Polri Disisir Kejaksaan, Ini Respons Polda Jateng

11 hari lalu

Usut Kasus Korupsi MBG, Kejaksaan Sisir SPPG di Jateng Termasuk Milik Polri

13 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Bima NTB, Cek Kekuatan Magnitudonya!

17 hari lalu

Ketua DPRD TTU Ungkap Dokter Icha Alami Tekanan Psikologis sebelum Meninggal

17 hari lalu

Ketua DPRD TTU Diperiksa Polisi Kasus Dokter Icha, Ungkap Fakta Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal