Pulihkan Trauma Pascabanjir, Danrem 162 WB Hibur Anak-Anak di Bima

Edy Irawan
Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani memberikan trauma healing dengan menghibur anak anak dan warga korban bencana banjir bandang di Bima, NTB, Jumat (9/4/2021). (Foto: iNews/Edy Irawan) 

BIMA, iNews.id - Banjir bandang yang menerjang sejumlah desa di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyisakan trauma bagi warga, terutama anak-anak. Danrem 162/Wira Bhakti (WB) Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani turun tangan memberikan trauma healing kepada warga agar bisa bangkit pascabencana tersebut, Jumat (9/4/2021). 

Trauma healing dilakukan pertama kali oleh Danrem di lapangan Desa Tangga, Kecamatan Monta dan di Masjid Desa Bolo, Kecamatan Madapangga. Danrem 162 menghibur anak-anak di dua desa tersebut di hadapan warga dan anggota TNI lainnya. Kegiatan itu diharapkan bisa mengembalikan semangat hidup dan tidak berlarut-larut memikirkan dampak banjir yang baru-baru ini merendam rumah mereka. 

Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, salah satu upaya paling efektif untuk menyembuhkan rasa trauma kepada warga korban bencana dengan cara menghibur. Karena itu, dia sengaja menghibur anak-anak yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) supaya tak hanya orang tua mereka saja yang pikirannya kembali normal pascaditimpa bencana. 

"Trauma healing kami fokuskan kepada anak-anak karena memorinya sangat kuat apabila pernah trauma dalam benak dan hati mereka. Alhamdulillah anak-anak di Desa Tangga dan Desa Bolo telah kami berikan pembelajaran dengan bernyanyi bersama, mengaji, lalu menghibur mereka dengan hadiah," kata jenderal bintang satu tersebut. 

Rizal memastikan, jika trauma healing terus dilakukan oleh sejumlah elemen lain dengan cara-cara menghibur, tentu anak-anak akan sembuh dari traumanya. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

57 tahun lalu

Update Banjir Bandang di Tanah Datar, 67 Rumah Rusak dan 5 Jembatan Hanyut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal