Dia menambahkan, dari pengalamannya saat menangani pascabencana yang pernah terjadi sebelumnya, trauma healing merupakan langkah terbaik untuk mengembalikan kondisi korban yang terpuruk. Hal ini berlaku bagi orang dewasa dan dan anak-anak yang dilanda bencana.
"Tentu dalam hal ini pula, disertai dengan memberikan bantuan-bantuan lainnya agar para korban bisa terlepas dari beban yang cukup berat," katanya.
Dari pantauan, terlihat anak anak yang diajak bermain menikmati kegiatan itu. Apalagi saat Rizal membagikan mainan yang bermacam-macam seperti mobil-mobilan, robot, boneka, dan alat keperluan sekolah.
"Kami merasa berterima kasih dengan adanya trauma healing yang dilakukan oleh TNI. Baru kali ini, begitu bahagianya kami melihat anak anak bersuka ria saat diajak bermain," kata warga Desa Tangga, Aisyah, sembari melihatnya anaknya yang bermain.
Aisyah berharap tidak hanya TNI yang melakukan trauma healing. Warga menantikan pihak pihak lain datang kepada mereka untuk membantu mengembalikan rasa semangat kepada anak-anak pascabencana banjir bandang.