Dugaan Korupsi Rp10,2 Miliar Proyek Mebel SMK di NTB, Polisi Telusuri Alur Pengadaan

Kurnia Illahi
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol FX Endriadi. (Foto: Polda NTB).

Sejauh ini, kata dia 50 saksi telah diperiksa, termasuk mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB serta Kepala Bidang SMK. Pemeriksaan juga melibatkan panitia lelang, penyedia barang, dan kepala sekolah penerima bantuan.

“Pemeriksaan juga mencakup pihak panitia lelang, penyedia barang, serta sejumlah kepala sekolah penerima bantuan perabot sekolah tersebut,” ucapnya.

Meski sudah masuk tahap penyidikan, belum ada tersangka yang ditetapkan. Polda NTB masih menunggu hasil audit dari BPKP NTB untuk menghitung potensi kerugian negara.

“Kami masih menunggu hasil audit dari BPKP NTB untuk menentukan potensi kerugian negara dan langkah hukum selanjutnya. Langkah ini penting agar penetapan tersangka nantinya memiliki dasar hukum dan perhitungan keuangan yang jelas serta akurat,” katanya.

Menurutnya, penyidik juga akan memanggil saksi tambahan dan memeriksa dokumen kontrak serta laporan pertanggungjawaban proyek. Polisi menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara profesional dan sesuai hukum.

“Kami ingin memastikan semua tahapan proyek sesuai dengan ketentuan. Jika ditemukan unsur pidana, pasti akan kami tindak tegas,” katanya.

DAK merupakan dana dari APBN yang digunakan untuk mendukung program prioritas nasional, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pendidikan seperti mebel sekolah.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kepala SMK 2 PGRI Ponorogo Diduga Korupsi Dana BOS Rp25 Miliar, Dipakai Beli Bus

57 tahun lalu

Atap SMK Negeri 1 Cileungsi Ambruk, Puluhan Siswa Terluka 

57 tahun lalu

Korupsi Anggaran BBM Subsidi, Eks Camat Medan Polonia Dituntut 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polda Jateng Tetapkan 6 Tersangka Korupsi BPR Purworejo, Kerugian Negara Rp41,3 Miliar

57 tahun lalu

Terkuak! Korupsi BLKI Balikpapan Capai Rp14 Miliar, Kepala UPTD Jadi Tersangka Ganda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal