Terutama untuk memperoleh kamar homestay atau rumah warga yang disulap menjadi homestay. Itu pun tentu dengan harga bersaing.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Ni Ketut Wolini mengatakan sejumlah hotel berbintang baik di Lombok Tengah, Lombok Barat, Kota Mataram dan Lombok Utara sudah habis terpesan. Hanya tersisa kamar hotel di wilayah Gili Trawangan.
Terkait itu, PHRI sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengupayakan agar kamar hotel di Gili Trawangan bisa terisi saat perhelatan MotoGP. Dikatakan, saat ini hanya hotel Aston saja yang sudah mendapatkan pesanan kamar di Gili Trawangan.
Sementara di wilayah Lombok Timur baik di Sembalun maupun di kawasan wisata lainnya masih tersesia losmen dan homestay.
"Ini menjadi perhatian kami terutama untuk menyediakan penginapan bagi tamu atau penonton MotoGP," ujar Wolini.
Dia mengatakan ada beberapa alternatif yang disampaikan di antaranya pengadaan hotel terapung, pemanfaatan rumah warga, hingga penambahan transportasi di Gili Trawangan. Sejauh ini, PHRI dan pihak terkait terus berupaya maksimal.