Bau Nyale, Tradisi Tangkap Cacing Asal Lombok Tengah untuk Mengenang Putri Mandalika

Inas Rifqia Lainufar
Bau Nyale (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Bau Nyale merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Menurut situs Kemdikbud, tradisi ini telah ada sejak sebelum abad ke-16.

Disebut Bau Nyale karena Bau berarti menangkap dan Nyale adalah cacing laut. Pada praktiknya, tradisi tersebut memang berupa kegiatan menangkap cacing laut.

Adapun sejarah hingga pelaksanaan Bau Nyale yang patut untuk disimak adalah sebagai berikut.

Sejarah Bau Nyale

Dilansir dari situs Dinas Kebudayaan dan  Pariwisata Provinsi NTB, Selasa (28/2/2023) tradisi Bau Nyale berhubungan erat dengan legenda Putri Mandalika. Konon, sang putri adalah seorang gadis yang sangat cantik fan baik hatinya hingga membuat para pangeran jatuh hati.

Para pangeran tersebut bahkan berebut ingin meminang sang putri. Alih-alih senang, Putri Mandalika justru khawatir jika rasa suka para pangeran tersebut padanya dapat mengganggu keutuhan masyarakat Lombok.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puluhan Sajam dan Miras Disita saat Pesta Bau Nyale di Lombok Timur

57 tahun lalu

Polisi Temukan Ribuan Liter Miras Ditanam dalam Pasir di Lokasi Festival Bau Nyale

57 tahun lalu

Partai Perindo NTB Ramaikan Festival Pesona Bau Nyale, Sediakan Kopi Gratis untuk Warga

57 tahun lalu

Acara Festival Bau Nyale Diprakirakan Bakal Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang

57 tahun lalu

Mengenal Bau Nyale, Tradisi Unik Suku Sasak Berburu Jelmaan Putri Mandalika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal