Wow, Kualitas Garam Produksi Kepulauan Tanimbar Jadi yang Terbaik di Indonesia

Antara
Ilustrasi tambak garam. (Foto: Istimewa)

Ditambah lagi, untuk proses penjemuran air laut di tambak garam itu dilakukan secara alami yakni membutuhkan waktu 14 hari.

Sebagai informasi, tambak garam di Desa Eliasa ini sudah berproduksi semenjak tahun 2018. Selama berproduksi hingga tahun 2019 kemarin, warga telah berhasil memasok garam ke desa-desa sekitar dan menembus pasar lokal.

"Garam ini juga sangat membantu para nelayan tangkap di Saumlaki," kata Yunus.

Meskipun kualitas garam di Desa Eliasa Kecamatan Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini terbilang tinggi, namun produksinya sempat terhenti tahun ini. Hal ini karena fasilitas tambak sudah rusak dan perlu diperbaiki.

"Saat ini, Dinas Perikanan belum memiliki anggaran untuk perbaikan tambak garam di Eliasa. Meskipun demikian, kami akan terus berupaya meminta bantuan dari kementerian agar bisa dikembangkan," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal