Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari daerah pesisir pantai dan berada di daerah ketinggian, sehingga lebih aman jiwa terjadi gempa susulan.
Sampai saat ini BMKG masih terus memantau perkembangan dan potensi terjadi gempa susulan di wilayah tersebut.
Gubernur juga telah memerintahkan BNPB Maluku maupun kabupaten Maluku Tengah menginventarisasi berbagai kerusakan yang terjadi akibat gempa tersebut, untuk segera dilaporkan agar dapat segera ditangani.
Gempa tektonik tersebut berada pada titik koordinat 3,39 LS dan 129,56 BT atau tujuh km timur Tehoru, Maluku Tengah, dan 58 km barat daya Kobisonta.
Pusat gempa berada di laut yakni 67 km tenggara Maluku Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa bumi itu dirasakan pada skala III MMI di Tehoru, Masohi, Bula, dan Kairatu, serta pada skala II MMI di Ambon.