Tegas, Kapolda Maluku Instruksikan Proses Hukum Pelaku Bentrok di Malra dan Tual

Antara
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. (Foto: Antara)

Kalau dipanggil beruang kali namun tidak datang, harus ada upaya paksa dengan melibatkan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama serta pemudanya.

"Kami berikan apresiasi kepada aparat keamanan baik Polres Malra maupun Kodim setempat karena di Kecamatan Kei Besar itu sebuah pulau yang cukup besar, tetapi hanya ada satu Polsek dan Koramil," kata Danrem.

Pertemuan ini dipimpin Ketua Komisi I DPRD Maluku Amir Rumraa yang membahas solusi penyelesaian konflik bentrok warga sejumlah desa di dua wilayah tersebut. Akibat konflik ini mengakibatkan korban luka-luka terkena senjata tajam berupa anak panah.

Hadiri dalam pertemuan Danrem 151/Binaya Brigjen TNI Maulana Ridwan, Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Asep Saepudin, Wali Kota Tual, Bupati Malra, Kesbangpol provinsi dan Kabupaten Malra serta Kota Tual.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Update Bentrok Warga di Adonara NTT: 3 Orang Tewas hingga Sejumlah Rumah Dibakar

2 hari lalu

Bentrok Warga di Adonara NTT Pecah, 1 Orang Tewas dan 3 Luka-Luka

16 hari lalu

Remaja Tewas Dibacok dalam Bentrokan di Purwakarta, Pelaku Diburu Polisi

24 hari lalu

Bentrok Mencekam Warga dengan Karyawan Perusahaan di Sergai, 28 Kendaraan Dibakar

2 bulan lalu

Mencekam! Bentrok 2 Kelompok Pemuda Pecah di Sorong, 2 Polisi dan Anak 10 Tahun Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal