Program Tak Terealisasi, Pemprov Maluku Dinilai Belum Maksimal Serap Anggaran

Antara
Ilustrasi anggaran. (Foto: Istimewa)

AMBON, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dinilai belum sepenuhnya memaksimalkan penyerapananggaran belanja. Akibatnya, sebagian program dan kegiatan tidak terealisasi bahkan ada yang masih di bawah target.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bendahara F-PKS DPRD Maluku, Rostina, Minggu (20/9/2020). Menurutnya, program dan kegiatan serta alokasi belanja yang direalisasikan belum mampu mencapai tujuan utama.

“Belum mencapai tujuan utama yakni guna meningkatkan kesejahteraan rakyat secara efektif," katanya.

Menurunya, kondisi ini dapat dilihat pada Dinas Kesehatan Maluku, dimana realisasi belanjanya sebesar 88,29 persen, Dinas PUPR 87,67 persen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 69,61 persen, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman 83,45 persen serta Dinas Lingkungan Hidup 81,03 persen.

Sama halnya dengan realisasi belanja pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa 87,99 persen, Dishub 24,24 persen, Diskominfo 87,05 persen, Diskop dan UKM 89,95 persen, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu 71,30 persen, Dispora 89,51 persen dan Dishut 82,85 persen.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal