Pengunggah Candaan Gus Dur Diperiksa Polisi, GUSDURian Tulis Tagar Indonesia Darurat Humor

Felldy Aslya Utama
Antara
Wakapolres Kepulauan Sula Kompol La Ode Arifin Buri saat konferensi pers penghentian kasus akun facebook hina polisi. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id – Polres Kepulauan Sula (Kepsul), Maluku Utara banjir kritikan terkait sikapnya yang dinilai berlebihan karena memeriksa Ismail Ahmad, pengunggah humor Gus Dur soal polisi jujur di media sosial. Kritikan itu salah satunya datang dari Jaringan GUSDURian. Bahkan, muncul tagar #IndonesiaDaruratHumor.

“Gara-gara unggah humor Gus Dur, seorang warga di kepulauan sula, maluku utara dipanggil polres setempat. Kasus ini seakan menegaskan bahwa saat ini #IndonesiaDaruratHumor. Hal ini patut disayangkan karena kehidupan masyarakat kita lekat dg lelucon,” tulis akun @GUSDURians dikutip iNews.id, Kamis (18/6/2020).

Menyikapi kasus itu, Jaringan GUSDURian menyampaikan empat pernyataan sikap yang ditandatangani Koordinator Jaringan GUSDURian Alissa Wahid.

Berikut empat poin pernyataan sikap GUSDURian

1.  Mengapresiasi Ismail Ahmad yang menggunakan hak konstitusionalnya sebagai warga negara dengan cara mengekspresikan dan menyatakan pendapatnya melalui platform media sosial.

2. Meminta aparat penegak hukum untuk tidak mengintimidasi warga negara yang mengekspresikan dan menyatakan pendapat melalui media apa pun.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Poin Pernyataan Sikap Jaringan Gusdurian, Singgung Integritas hingga Pelanggaran Etika

57 tahun lalu

Alissa Wahid Anggap Pencalonan Gibran sebagai Cawapres Cederai Integritas Pemilu

57 tahun lalu

Ganjar Serahkan Bantuan ke Politeknik Gusdurian: Gotong Royong Wujudkan Pendidikan yang Baik

57 tahun lalu

Pembunuh Satu Keluarga di Kepulauan Sula Kabur dari Penjara, Masih Diburu Polisi

57 tahun lalu

2 Tahanan Kabur Polres Sula Maluku Utara Tertangkap, 2 Diburu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal