Panglima TNI Sebut Akan Ada Perubahan Satgas Pengamanan Daerah Rawan di Maluku-Malut

Antara
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa saat memimpin rapat pembahasan perubahan satgas pengamanan daerah rawan di Maluku dan Maluku Utara. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.idPanglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut ada perubahan pada Satuan Tugas (Satgas) pengamanan daerah rawan serta pengamanan pulau terluar untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara. Perubahan tersebut mulai dari penambahan dan dislokasi personel.

"Kemudian juga penambahan satuan hingga penempatan di daerah operasi tingkat Kodim, Lanal dan Lanud," ujar Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melalui kanal YouTube-nya, Senin (10/1/2022).

Namun Panglima TNI menegaskan, untuk tugas pokok satgas pengamanan pulau terluar harus tetap dan tidak ada perubahan. Hal tersebut sesuai dengan apa yang telah dilakukan TNI di Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Satgas pengamanan daerah rawan Maluku dan Maluku Utara juga masuk menjadi bagian organik. Angkatan Darat di bawah Kodim berarti menjadi Koramil baru," kata Panglima TNI.

Sebagai contoh, misalnya Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) harus merencanakan Satgas yang dari Markas Besar (Mabes) TNI berjumlah 50 untuk siap ditempatkan di mana saja.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Capai Setinggi 500 Meter

11 hari lalu

Gempa Hari Ini M 5,6 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Berpusat di Laut

14 hari lalu

Gunung Ibu Meletus Pagi Ini, Kolom Abu Capai 400 Meter dari Puncak

15 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 di Pulau Doi Maluku Utara, Ini Analisis BMKG

15 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal