Pandemi Covid-19, Tradisi Pukul Sapu usai Idul Fitri di Maluku Berlangsung Tertutup

Antara
Tradisi Pukul Sapu pada 7 Swayal di Maluku dilangsungkan tertutup karena pandemi Covid-19. (Foto: Antara)

Pengamanan ini dimaksudkan agar tidak ada warga dari luar yang datang dalam jumlah besar sehingga pencegahan penyebaran virus Corona sejak dini tetap bisa dilakukan TNI bersama Polri.

Terkait kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini, Kapolsek mengimbau warga Leihitu untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana banjir dan tanah longsor atau putusnya jembatan akibat curah hujan tinggi.

"Sejauh ini situasinya aman terkendali dan tidak ada bencana alam, namun kita harus tetap mewaspadai cuaca buruk yang terjadi saat ini," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal