Mr. Johannes Latuharhary kembali ke Ambon setelah pemberontakan RMS ditumpas pada 1950. Dia meninggal dunia pada 8 November 1959 di Jakarta dan dianugerahi Bintang Jasa Mahaputra Pratama oleh Pemerintah Indonesia.
Kapitan Kakiali merupakan seorang putra Tepil yang digelari Kapitan Hitu dan merupakan keturunan Perdana Jamilu ( Nusapati), dan salah seorang dari para pemimpin Hitu di Jasirah Hitu, Ambon.
Kakiali merupakan pahlawan dalam perang Hitu I pada 1634 hingga 1643 melawan VOC. Pada 1935 Kakiali ditangkap dengan tipu daya Belanda ketika berunding dan dibuang ke Batavia serta dipulangkan ke Hitu pada 1637 untuk menentramkan rakyat Hitu yang semakin bergolak.
Bersamaan dengan itu juga datang Gubernur Jenderal van Diemen yang menjalankan politik adu domba dengan meminta bantuan Sultan Hamzah dari Ternate untuk melawan Hitu.
Saat Kakiali sedang menyusun rencana untuk meminta bantuan Makassar, dia dikhianati oleh teman-temannya. Kapitan Kakiali dibunuh oleh Fransisco de Toire, orang Spanyol yang disogok uang oleh Belanda.
Kakiali ditikam dengan keris saat sedang tidur dan meninggal seketika. Perjuangannya diteruskan oleh Kapitan Tulukabessy dan Imam Rijali pada Perang Hitu II, 1643 hingga 1646.
Itulah pembahasan mengenai Pahlawan Nasional dari Maluku.