Tujuannya, untuk membebaskan rakyat dari penjajahan. Dia diangkat menjadi pahlawan nasional pada 7 Agustus 1995 oleh pemerintah RI.
Willem Johannes Latumenten merupakan salah satu pahlawan nasional dari Maluku yang lahir pada 16 April 1916 di Saparua sebagai keturunan keluarga besar Latumeten dari Desa Rutong di Pulau Ambon.
Ayahnya, yaitu Prof. Dr. Y.A. Latumenten, seorang pejuang dan ahli penyakit jiwa. W.J. Latumenten mengenyam sekolah tinggi di Geneeskundige Hogeschool atau Sekolah Tinggi Kedokteran di Jakarta. Pengabdiannya untuk negara dimulai pada zaman revolusi fisik hingga kemerdekaan.
Pernah menjabat di Kementerian Penerangan, Departemen Olahraga dan menjadi Pembina Olahraga. Dia pernah mendirikan Sekolah Tinggi Olahraga di Jakarta, membentuk PERBASI, membina para atlet yang akan terjun ke ASEAN GAMES IV pada 1962 dan GANEFO pada 1963 juga menjadi Sekretaris Umum Komite Olimpiade Indonesia Pusat pada 1955 - 1964.
Dia juga sering bertindak sebagai juru bicara delegasi Indonesia dalam perundingan dengan Belanda. Ketika meninggal dunia pada 23 Maret 1965, dia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta dan dianugerahi Lencana Bakti oleh pemerintah Indonesia.