Di sisi lain, Menpora juga menyempatkan bertemu dengan Komunitas Pemuda Kreatif Ambon di sela-sela kegiatan mereka membuat mural di Jembatan Batu Merah. "Saat kita lelah dan jenuh dengan kondisi politik dan ekonomi negeri ini, seni budaya bagaikan rumah kembali," kata Nahrawi.
Mural yang digoreskan mengandung pesan kebangsaan. Pesan yang disampaikan antara lain "Cinta Tanah Air adalah bagian dari iman". Tampak pula mural wajah beberapa tokoh nasional.
"Seni dan budaya menurut saya adalah senjata paling ampuh saat ini untuk kembali menyatukan bangsa dari ancaman perpecahan. Seni bisa menjadi media penyampaian informasi yang bisa diterima semua kalangan" kata Menpora. Dia menambahkan, potensi pemuda perlu terus dikembangkan. Karena itu, fasilitas, kesempatan, dan tempat berkreasi harus disediakan dengan baik.
Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini menuturkan, ide mural dan baksos pada agenda Konbes ini benar-benar asli.
"Ini ide yang fresh, berawal dari obrolan di warung kopi bareng sama pengurus Fatayat lainnya. Intinya kita ingin meninggalkan prasasti seni di Ambon setelah perhelatan Konbes ini selesai agar masyarakat terkesan dan terus mengingat Fatayat," kata Anggia.