Mantan Wali Kota Ambon Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Suap dan Gratifikasi

Antara
Eks Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dituntut hukuman 8,5 tahun penjara atas kasus suap dan gratifikasi. (Foto: Antara)

AMBON, iNews.id - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut agar mantan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy divonis 8,5 tahun penjara. Jaksa meyakini Richard terbukti bersalah menerima suap dan gratifikasi.

Selain Richard, JPU juga menuntut Andrew Hehanusa dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Tuntutan dibacakan oleh Jaksa KPK Taufiq Ibnugroho di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Selasa (17/1/2023).

"Meminta majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa I secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah," kata Taufiq.

Selain pidana badan, Richard juga dituntut membayar denda sebesar Rp500 juta subsider satu tahun kurungan dan uang pengganti Rp8,045 miliar subsider dua tahun penjara. Sementara Andrew Hehanusa dituntut membayar denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Adapun hal yang memberatkan Richard Louhenapessy tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi dan berbelit-belit sehingga mempersulit pembuktian, serta sebagai wali kota telah merusak kepercayaan masyarakat. Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum.

Sedangkan hal yang memberatkan Andrew Hehanusa adalah perbuatannya tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi dan berbelit-belit sehingga mempersulit pembuktian, dan yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum.

JPU KPK menyatakan selama proses persidangan juga tidak ditemukan adanya alasan pembenar atau pemaaf yang dapat menghapus perbuatan pidana para terdakwa.

"Dari uang suap Rp500 juta yang diterima, Rp450 juta telah dikembalikan terdakwa II kepada Amri melalui karyawan Alfamidi atas nama Mandang Wibowo," kata Taufiq Ibnugroho.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hakim PN Cilacap Dipecat, Diduga Terima Suap Rp15 Juta dari Advokat

57 tahun lalu

Mengejutkan Jawaban KPK Atas Klaim Nikita Mirzani terkait Laporan Dugaan Suap

57 tahun lalu

Dijemput Paksa KPK, Menas Erwin Ditetapkan Tersangka Penyuap Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

57 tahun lalu

Mantan Gubernur Bengkulu Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Gratifikasi dan Pemerasan

57 tahun lalu

Kasus Gratifikasi Rp3,6 Miliar, Begini Modus Mantan Pejabat Pemkot Surabaya Alihkan Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal