AMBON, iNews.id - Pasien positif Covid-19 yang dikarantina di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk, Ambon, Provinsi Maluku mengeluhkan pelayanan makan dan minum yang tidak tepat waktu. Bahkan di tempat tersebut tidak disediakan air minum yang cukup.
Salah satu pasien, IR (54) mengatakan sering menahan lapar akibat jadwal makan yang tidak teratur. "Makan selalu terlambat, tidak ada air minum yang disediakan di sini. Kami hanya mendapatkan satu gelas setiap kali makan," kata IR.
Menurutnya, selama 10 hari berada di lokasi karantina, makan siang selalu disediakan antara jam 14.00 WIT - 15.00 WIT. Sementara makan malam diantar di atas pukul 19.00 WIT.
“Selain itu, air minum hanya dijatah satu gelas setiap kali makan,” katanya.
Di bulan Ramadan, terkadang makanan untuk berbuka puasa baru diantarkan saat masuk waktu salat Magrib. Akibatnya, IR dan teman sekamarnya hanya berbuka puasa dengan berdoa.