Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmennya di hadapan para pegawai. Dia menyatakan siap mempertaruhkan jabatannya demi nasib para pekerja.
"Jika pada akhirnya PPPK dan PPPK paruh waktu tetap harus dirumahkan, maka saya siap mundur dari jabatan sebagai Wali Kota. Saya tidak ingin mengorbankan lebih dari dua ribu pegawai hanya demi mempertahankan jabatan," ujar Muhammad Sinen tegas.
Saat ini, situasi di kawasan pusat pemerintahan Pemkot Tidore Kepulauan dilaporkan sudah mulai kondusif, meski beberapa fasilitas yang rusak masih dalam penanganan.