Ada 20 pasien termasuk orang tanpa gejala sementara sisanya itu hanya gejala ringan seperti influensa dan lain sebagainya.
Proses pemulangan 29 pasien tersebut pun berjalan cukup lancar lantaran masyarakat sudah mulai mengerti tentang Covid-19. Kondisi ini berbeda dengan pemulangan dua orang pelaku perjalanan dari Ambon tanggal 10 Agustus, dimana terjadi penolakan oleh masyarakat.
Sebelumnya, sebanyak 29 orang pelaku perjalanan dari Ambon ke Saumlaki dengan menumpang KM Sabuk Nusantara 34 dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Hasil pemeriksaan laboratorium itu disampaikan secara resmi melalui Surat Kadis kesehatan nomor 443.33/2672/dinas kesehatan tanggal 9 September 2020 kepada Bupati Kepulauan Tanimbar.
Dalam pemberitahuan tersebut dijelaskan telah dilakukan pemeriksaan terhadap 205 orang eks penumpang. Ke 29 orang penumpang yang turun di pelabuhan Saumlaki termasuk seorang anak buah kapal.
Para pelaku perjalanan yang sedang dikarantina tersebut kemudian dievakuasi untuk menjalani isolasi di Puskesmas Lorulun dan RSUD dr PP Magretti Saumlaki.