Jalur Rempah Akan Didaftarkan ke UNESCO sebagai Warisan Dunia

Antara
World Heritage Unesco. (Foto: Istimewa)

Setelah kesadaran terbangun, maka tahun berikutnya diharapkan banyak pihak termasuk lintas kementerian dan pemerintah daerah terlibat sesuai porsinya masing-masing. Baik untuk promosi paket pariwisata Jalur Rempah maupun peremajaan ladang-ladang rempah, termasuk mendorong industri obat herbal berbasis rempah-rempah asli Indonesia.

Ananto juga menambahkan, pemerintah sudah merencanakan untuk mengadakan pelayaran sebagai rekonstruksi perjalanan Jalur Rempah dari timur ke barat sampai ke sejumlah negara. Tentu dinarasikan dalam kacamata Indonesia-sentris.

"Tahun ini sebetulnya akan pelayaran rekonstruksi jalur dengan menggunakan KRI Dewaruci dan ke KRI Bima Suci milik TNI, tetapi dibatalkan karena pandemi Covid-19. Mudah-mudahan tahun 2021 bisa terlaksana," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Candi Borobudur, Hindari Macet dan Nikmati Keindahan Alam 

57 tahun lalu

Profil Kota Tual, Daerah dengan Jalur Perdagangan Rempah Nusantara

57 tahun lalu

Profil Kota Pekalongan, Satu-satunya Kota di Indonesia Terpilih UNESCO di Bidang Kerajinan dan Kesenian

57 tahun lalu

Pedagang Wedang Jahe Rempah di Semarang Tertipu Jutaan Rupiah, Modus Salah Transfer

57 tahun lalu

Tata Kawasan Sumbu Filosofi, Pemda DIY Siapkan Si Sufi Jogja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal