Jalur Rempah Akan Didaftarkan ke UNESCO sebagai Warisan Dunia
Selain itu, jalur rempah saat itu menjadi cikal bakal perdagangan komoditas yang dilakukan nenek moyang bangsa Indonesia dengan melintasi pulau dan melibatkan beragam suku. Rutenya dimulai dari timur ke barat.
Di setiap titik persinggahannya, terjadi asimilasi budaya dan kemudian membentuk Nusantara, hingga ke sejumlah negara di berbagai belahan dunia.
Ananto mengatakan, Program Jalur Rempah telah digagas beberapa tahun lalu. Tetapi, tahun 2020 ini mulai digalakkan kembali.
Pemerintah telah menetapkan tahapan yang akan dilakukan setiap tahun untuk melengkapi berbagai dokumen dibutuhkan. Diharapkan pada tahun 2024 atau 2025 sudah ditetapkan sebagai warisan dunia.
Tahun 2020 misalnya, ditetapkan sebagai periode "awareness" atau membangun kesadaran masyarakat terhadap Jalur Rempah melalui beragam kegiatan sosialisasi seperti seminar dan pemutaran film. Tujuannya agar membangkitkan ingatan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.