Jalur Rempah Akan Didaftarkan ke UNESCO sebagai Warisan Dunia

Antara
World Heritage Unesco. (Foto: Istimewa)

Selain itu, jalur rempah saat itu menjadi cikal bakal perdagangan komoditas yang dilakukan nenek moyang bangsa Indonesia dengan melintasi pulau dan melibatkan beragam suku. Rutenya dimulai dari timur ke barat.

Di setiap titik persinggahannya, terjadi asimilasi budaya dan kemudian membentuk Nusantara, hingga ke sejumlah negara di berbagai belahan dunia.

Ananto mengatakan, Program Jalur Rempah telah digagas beberapa tahun lalu. Tetapi, tahun 2020 ini mulai digalakkan kembali.

Pemerintah telah menetapkan tahapan yang akan dilakukan setiap tahun untuk melengkapi berbagai dokumen dibutuhkan. Diharapkan pada tahun 2024 atau 2025 sudah ditetapkan sebagai warisan dunia.

Tahun 2020 misalnya, ditetapkan sebagai periode "awareness" atau membangun kesadaran masyarakat terhadap Jalur Rempah melalui beragam kegiatan sosialisasi seperti seminar dan pemutaran film. Tujuannya agar membangkitkan ingatan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan generasi muda.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Candi Borobudur, Hindari Macet dan Nikmati Keindahan Alam 

57 tahun lalu

Profil Kota Tual, Daerah dengan Jalur Perdagangan Rempah Nusantara

57 tahun lalu

Profil Kota Pekalongan, Satu-satunya Kota di Indonesia Terpilih UNESCO di Bidang Kerajinan dan Kesenian

57 tahun lalu

Pedagang Wedang Jahe Rempah di Semarang Tertipu Jutaan Rupiah, Modus Salah Transfer

57 tahun lalu

Tata Kawasan Sumbu Filosofi, Pemda DIY Siapkan Si Sufi Jogja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal