AMBON, iNews.id – Gubernur Maluku Murad Ismail memastikan Pemprov Maluku akan menanggung biaya perawatan seluruh korban gempa bumiAmbon Magnitudo 6,8 pada Kamis (26/9/2019). Dia meminta para korban tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatannya.
“Semua biayanya saya tanggung. Jadi kalau ada perawat, dokter atau siapa pun dari pihak rumah sakit yang meminta atau memungut biaya yang aneh-aneh segera laporkan dan saya akan tindak tegas,” kata Murad saat meninjau para korban luka-luka di RSUD dr Haulussy, Kota Ambon, Kamis malam (26/9/2019).
Murad langsung meninjau kondisi para korban luka-luka akibat gempa tektonik 5,8 itu setelah baru tiba dari Jakarta pada Kamis malam. Dia mengaku prihatin, sedih, dan pusing memikirkan kondisi masyarakat karena saat terjadi bencana dirinya sedang di Jakarta.
“Ini karena orang tua panik dan berusaha menyelamatkan diri, tetapi mengabaikan anak-anak sehingga mereka menjadi korban,” ujarnya.
Murad menginstruksikan kepada pimpinan RSUD Haulussy maupun kepala Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para korban gempa yang sedang menjalani perawatan.