Emak-Emak Pedagang Pasar Geruduk Kantor Wali Kota Ternate, Tolak Direlokasi 

Ismail Sangaji
Emak-emak pedagang pasar higienis menolak direlokasi ke dalam gedung pasar. Mereka menggelar aksi di Kantor Wali Kota Ternate, Rabu (1/9/2021). Foto: iNews.id/Ismail Sangaji

TERNATE, iNews.id - Emak-emak pedagang menggeruduk kantor Wali Kota Ternate, Rabu (1/9/2021). Mereka menggelar aksi demonstrasi menolak direlokasi ke dalam pasar higienis yang telah mereka tempati sejak pekan lalu.

Emak-emak pedagang minta direlokasi ke tempat yang representatif. Sebab, mereka kehilangan pembeli selama berdagang di pasar higienis yang lokasinya tertutup.

"Kami ini sudah enam hari berjualan dalam gedung yang tertutup, hasil jualan kami tidak laku, karena tempat jualan sangat tertutup seperti penjara. Kami minta Wali Kota cari tempat untuk jualan yang lebih layak," ucap salah seorang pedagang, Gamar.

Dia meminta kebijakan relokasi harus diberlakukan secara adil dan merata. Pedagang kaki lima (PKL) juga harus dipindahkan.

Emak-emak ini mengalami kerugian sejak direlokasi. Sebelum relokasi omzet yang didapat bisa mencapai Rp700.000 dalam sehari, ketika direlokasi pemasukan yang didapat hanya Rp15.000 karena sepi pembeli.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Jember, Emak-Emak Tewas Tertabrak Truk Saat Menyalip

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jombang, 2 Pemotor Emak-Emak Tertabrak Truk Tangki usai Pulang Ngaji

57 tahun lalu

Viral Emak-Emak Pengemudi Mobil dan Pemotor Cekcok di Mojokerto, Berujung ke Ranah Hukum

57 tahun lalu

Kronologi Minibus L300 Angkut Puluhan Emak-Emak Terbakar di Jember, Sopir Teriak Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal