DPRD Maluku Targetkan Raperda PT MEA sebagai BUMD Selesai Awal Agustus

Antara
Blok migas Masela di perairan Maluku Tenggara Barat. (Foto: Antara)

Sementara anggota Pansus II DPRD Maluku, Alimudin Kolatlena mengatakan, dalam studi banding tersebut, mereka banyak belajar masalah pengelolaan PI 10 Persen dari PT Hulu Migas Jabar yang sudah berpengalaman.

"Pansus memilih PT Hulu Migas di Jabar sebab merupakan perusahaan yang pertama kali mengelola PI 10 di Indonesia.Ini sangat penting dilakukan studi komparasi," ujarnya.

Selain itu, Pansus I dan II juga menggelar pertemuan dengan SKK Migas untuk membahas soal finalisasi maupun syarat pengelolaan PI 10 persen.

"Kesimpulan dari pertemuan itu, daerah harus memiliki BUMD yang nantinya bertugas untuk mengelola PI 10 persen itu," kata Alimudin.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Studi Banding ke Mimika, Legislator Perindo Boven Digoel Dorong Perda Perlindungan Naker

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong BUMD jadi Lokomotif Ekonomi Daerah, Inovasi Kunci Utama!

57 tahun lalu

Studi Banding tentang Kopi, 2 Pejabat Majalengka Ikut Terjebak Banjir Bandang di Aceh

57 tahun lalu

2 Tersangka Korupsi PT SPR BUMD Riau Ditahan, Negara Dirugikan Rp33 Miliar

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Rp33 Miliar di BUMD Riau, 2 Eks Direktur Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal