"Saya lihat ini preman ini sudah mulai agak merajalela di Jakarta ini. Sampai tadi malam saya tidur jam tiga, darah saya mendidih itu saya lihat anggota dimaki-maki itu," ucap Fadil Imran dalam unggahan video Instagram.
Fadil kemudian menginstruksikan anggotanya tidak membiarkan tindakan semena-mena debt collector tersebut. Dia meminta debt collector tersebut ditindak tegas.
"Enggak ada lagi tempatnya preman di Jakarta. Jangan mundur, sedih hati saya itu. Yang debt collector macam itu, jangan biarkan, lawan, tangkap, jangan pakai lama," ucapnya.