"Kita ketahui baju hazmat wajib digunakan seluruh petugas yang ada di puskesmas," katanya.
Bahan yang digunakan untuk menjahit baju hazmat ini merupakan bahan standar atau bahan yang sama dengan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI yakni bahan polietilena.
“Kami berupaya menyediakan baju hazmat dengan kualitas jahit yang mungkin berbeda dengan bantuan dari Kemenkes, tetapi dengan bahan standar yang sama,” katanya.
Pihaknya tetap mengambil langkah antisipatif mengingat para petugas pun tidak mengetahui kondisi pasien yang datang untuk diperiksa di puskesmas.