"Setelah korban pertama dievakuasi ke luar dari dalam palka, enam orang ABK tersebut menjadi lemas. Satu orang atas nama Fery Irawan dalam kondisi kritis," kata Dir Polairud.
Harun Rosyid mengatakan, setelah mereka mendapatkan informasi, pihaknya melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait di antaranya Satpolair Polres Kepuluan Aru, Syahbandar Dobo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Aru, Pelabuhan Pantai Dobo, dan RSUD Kepulauan Aru.
Pihaknya juga memanggil personel KP XVI – 1006 untuk bersama–sama melaksanakan kegiatan evakuasi. Selain itu, mempersiapkan alat apung (KP XVI – 2004) beserta bekal awal kapal.
"Tepat pukul 19.50 WIT dengan menggunakan KP. XVI – 2004 tim sebanyak tujuh orang bertolak ke posisi terakhir KM Arta Mina Tama 11 pada koordinat 6.50’ S – 133.50’T," katanya.
Tim yang tiba di koordinat tersebut dan mengevakuasi seluruh korban. Para ABK selanjutnya dibawa ke RSUD Cendrawasih Dobo dengan menggunakan ambulans agar segera mendapat perawatan.