6 Burung Endemik Maluku Dilepaskan ke Habitat Aslinya, Ada Kakaktua Jambul Kuning

Antara
Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau mengembalikan burung endemik Maluku ke habitat aslinya. (Foto: Antara).

PEKANBARU, iNews.id - Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau mengembalikan burung endemik Maluku ke habitat aslinya. Satwa endemik yang lepaskan itu sebanyak enam ekor (anak) burung.

Jenisnya, yaitu lima kakaktua Maluku (Cacatua Moluccensis) dan satu kakaktua jambul kuning (Cacatua Sulphurea). Lima ekor burung kakatua pertama berasal dari proses penegakan hukum yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap. 

Sedangkan satunya lagi berasal dari penyerahan masyarakat secara sukarela setelah mendapatkan penyadartahuan dari petugas. "Kakatua jambul kuning merupakan penyerahan sukarela oleh masyarakat yang telah disadarkan petugas bahwa ini satwa dilindungi," ujar Kepala BB KSDA Riau, Genman Hasibuan di Pekanbaru, Kamis (11/5/2023).

Dia menjelaskan, sebelum dilakukan pelepasliaran ke habitat aslinya, jenis kakatua tersebut akan dilakukan perawatan dan rehabilitasi. "Itu dilakukan di Suaka Paruh Bengkok yang berada di bawah Otoritas BB KSDA Maluku," ucapnya.

Menurutnya, proses pengambilan burung endemik Maluku ini terselenggara berkat kerja sama para pihak yang peduli akan kelestarian jenis satwa liar dan lingkungan, di antaranya Kejaksaan Negeri Dumai, Polisi Air dan Udara Kepolisian Resor Dumai, Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Balai Karantina Pertanian dan Dinas Peternakan Provinsi Riau.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi di Probolinggo, ABK Ditangkap

57 tahun lalu

Gempa Hari Magnitudo 5,3 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Seram Bagian Timur Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Aleg Perindo Welhelm Kurnala Siapkan Ambulans Laut Atasi Keterbatasan Akses Medis di Aru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal