Menurut keterangan keluarga, Faisal, saat kejadian Yuriansyah dan ayahnya baru saja pulang menuju rumah di Jatimulyo, Lampung Selatan.
“Almarhum ini tenaga honorer di lingkungan Pemkot Bandar Lampung,” kata Faisal.
Kabar duka makin menyayat hati karena korban meninggalkan seorang istri dan tiga anak yang masih kecil.
“Anakmya tiga, paling tua umur 13 tahun, kedua umur 8 tahun dan yang paling kecil umur 6 tahun. Istrinya hanya kerja bantu-bantu setrika baju di rumah orang,” ucap Faisal.
Dia berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan perhatian khusus terhadap keluarga korban yang kini kehilangan tulang punggung.
"Korban ini orang kurang mampu, dia tulang punggung keluarga, di sudah kerja jadi honorer di Pemkot kurang lebih 10 tahunan,” ujarnya.