JAMBI, iNews.id – Raden Syafrizal (27), warga Perumahan Aur Duri, Telanaipura, Kota Jambi yang mengaku memiliki tidak mempan dikeroyok sekelompok geng motor ternyata bohong alias hoaks.
Selain berita bohong, Raden Syafrizal juga telah membuat laporan palsu tentang penyerangan dan pengeroyokan dirinya oleh geng motor.
Hal itu terungkap polisi menyelidiki dan menemukan sejumlah kejanggalan atas peristiwa yang dialami Raden Syafrizal.
Atas kejadian tersebut, Raden Syarizal akhirnya meminta maaf ke publik karena telah membuat laporan palsu.
Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika mengakui bahwa Syafrizal ada membuat laporan palsu mengenai dirinya menjadi korban penyerangan.