LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Peningkatan status Gunung Anak Krakatau menjadi Level III atau Siaga mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna jasa penyeberangan Selat Sunda. Meski layanan penyeberangan Merak–Bakauheni masih beroperasi normal, sejumlah penumpang mengaku waswas dengan meningkatnya aktivitas vulkanik gunung tersebut.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau terus mengalami peningkatan sehingga Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan statusnya menjadi Level III atau Siaga. Seiring peningkatan aktivitas vulkanik, radius bahaya juga diperluas menjadi tiga kilometer dari kawah aktif.
Kondisi tersebut membuat sebagian calon penumpang khawatir saat akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak menuju Bakauheni. Beberapa di antaranya mengaku baru mengetahui peningkatan status Gunung Anak Krakatau melalui media sosial.
Meski demikian, para penumpang tetap melanjutkan perjalanan dengan harapan kondisi Gunung Anak Krakatau segera membaik sehingga aktivitas penyeberangan dapat berlangsung aman.
Salah seorang penumpang, Fajar mengaku sempat merasa cemas setelah mengetahui status Gunung Anak Krakatau meningkat. "Kita serahkan sama yang maha kuasa," katanya.