Single Ticket Berakhir, Penumpang Kapal di Bakauheni Kecewa Diberi Tahu Dadakan

Ira Widyanti
Puluhan penumpang di dermaga eksekutif Pelabuhan Bakauheni kecewa diminta pindah dadakan dari dermaga eksekutif ke reguler. (Foto: MPI/Ira Widyanti)

"Saya sudah membeli dari tanggal 4, waktu beli itu tiketnya campur reguler dengan eksekutif. Waktu sampai di sini bukan tanggal lagi, tanggal dan jam yang menjadi masalah," ujarnya.

Suparno mengatakan, dia yang sudah mengantre sejak pukul 10.00 WIB tidak boleh masuk ke kapal eksekutif meski jam belum menunjukkan pukul 12.00 WIB. 

"Saya sudah antri dari jam 10.00, sekarang disuruh ke reguler padahal masih jam 11, karena itu (penumpang lain) belum masuk kapal. Setelah ini berangkat baru sudah harga normal. Kalau gini ya saya kecewa harusnya sejak awal diberitahu," katanya.

Penumpang lainnya asal Cikarang, Dodi mengungkapkan, dia yang telah datang mengantre sejak pukul 09.45 WIB dan merasa kecewa dengan kebijakan tersebut. 

"Saya tadi diarahkan ke eksekutif, terus dari eksekutif ke reguler. Ya jelas kecewa berat dikasih tahunya mendadak," ucapnya.

Sebagai informasi, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan mekanisme single ticketing yang diberlakukan sejak tanggal 3-7 April 2025. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyelundupan 620 Burung Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Akan Dibawa ke Jawa

57 tahun lalu

2 Pemudik Terseret Arus di Cipendawa Cianjur, Jasad Ditemukan Terpisah

57 tahun lalu

Arus Balik Lebaran Padat di Pantura Cirebon, Ribuan Pemudik Motor Terjebak Macet 3 Km

57 tahun lalu

Ribuan Truk Sembako Tertahan di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Sayuran Membusuk

57 tahun lalu

One Way Berakhir, Tol Cipali Macet Belasan Kilometer hingga Palikanci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal