Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan personel guna mempersiapkan personel jika sewaktu-waktu ada kejadian, dapat segera menindaklanjuti dengan cepat dan tepat.
“Latihan rutin Satbrimobda Lampung yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan kemampuan, pengetahuan dan koordinasi antarunit untuk melakukan sebuah penanganan tindakan penanggulangan serangan teroris maupun pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api dan bahan peledak,” kata Wahyu, Rabu (22/6/2022).
Menurutnya, pelatihan ini sangat diperlukan untuk mengantisipasi adanya tindak kriminalitas berintensitas tinggi.
“Baik berupa aksi teror maupun kelompok jaringan teroris yang sampai saat ini masih aktif di wilayah Indonesia, khususnya Lampung,” ucapnya.
Di akhir simulasi, para personel diharapkan dalam setiap pelaksanaan tugas selalu siap menghadapinya.
“Kami harap kegiatan ini juga menjadikan Brimob yang profesional dan siap menghadapi tantangan tugas semakin berat,” ujar Wahyu.