Seismograf Kena Petir, Pemantauan Gunung Anak Krakatau Pakai Teropong

Heri Fulistiawan
Gunung Anak Krakatau meletus dengan menyemburkan lava pijar, petir dan abu vulkanik. (Foto: iNews.id/Iskandar Nasution)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang statusnya kini dinaikkan menjadi Siaga terpaksa dilakukan dengan alat teropong.

Sebab, alat seismograf yang berfungsi mencatat getaran gempa vulkanik dari aktivitas gunung tersebut rusak disambar petir. Kerusakan alat tersebut sudah berlangsung sejak Mei 2018 atau saat awal gunung itu erupsi.

Petugas Pos Pantau Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, sejak seismograf rusak praktis tidak bisa mencatat getaran gempa vulkanik dari aktivitas gunung tersebut.

“Alat seismograf rusak sejak Mei karena kena petir. Kita tidak bisa merekam getaran gempa yang terjadi. Sekarang sudah dibawa ke Banten untuk diperbaiki. Tapi, tidak perlu khawatir karena masih bisa dipantau dari teropong,” kata Suwarno, Kamis (27/12/2018).

Dia mengatakan, sepanjang Kami ini aktivitas Gunung Anak Krakatau terus meningkat dan mengeluarkan suara dentuman disertai lontaran lava pijar serta abu vulkanik. Peningkatan aktivitas itu membuat PVMBG meningkatkan status dari Waspada menjadi Siaga.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KM Mutiara Persada III Mati Mesin di Selat Sunda, Puluhan Penumpang Terjebak Dievakuasi

57 tahun lalu

Puluhan Buruh di Lampung Diduga PHK Lewat WA, Perusahaan Sebut Pemberitahuan Libur

57 tahun lalu

Lansia Terjerat Kabel WiFi Menjuntai di Lampung, Warga Desak Sanksi Tegas Perusahaan Abai

57 tahun lalu

Ratusan Kios dan 51 Rumah di Lampung Selatan Porak-poranda Diterjang Puting Beliung

57 tahun lalu

Buntut Jalan Rusak, Sejumlah Sekolah di Lampung Selatan Belum Tersentuh Program MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal