Santri di Lampung Selatan Tewas Dianiaya Senior, Ini Kata Kapolres

Ira Widyanti
Ilustrasi santri Pondok Pesantren Miftahul Huda 606 Kalianda, Lampung Selatan tewas usai menjalani hukuman dari senior. (Foto: Ist)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Polisi menyebut Muhammad Fiqih, santri Pondok Pesantren Miftahul Huda 606 Kalianda, Lampung Selatan tewas usai menjalani hukuman. Almarhum diduga mengalami penganiayaan dari senior saat mengikuti kegiatan pencak silat.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, santri tewas sebelumnya sempat tidak menghadiri latihan pencak silat karena sedang mengikuti kegiatan pramuka.

"Korban ini tidak hadir di beberapa kegiatan latihan pencak silat, beberapa seniornya menanyakan ke teman-teman yang memang setingkat dengan korban. Mengetahui hal tersebut, saat korban hadir latihan yang bertepatan dengan acara kenaikan sabuk, dia akhirnya harus menjalani hukuman," ujar Yusriandi, Senin (4/3/2024).

Menurutnya tidak hanya korban yang menjalani hukuman tersebut. Ada enam rekan lainnya juga menjalani hukuman bersama korban.

"Jadi itu nggak hanya korban, teman-temannya tadi yang memberitahukan korban sedang mengikuti kegiatan pramuka juga diharuskan menjalankan hukuman. Total ada tujuh santri termasuk korban yang menjalani hukuman tersebut," kata Kapolres.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 hari lalu

Oknum Kades di Banyumas Pukuli Perempuan Muda di Depan Masjid, Kini Jadi Tersangka

7 hari lalu

2 Oknum Polisi di Wakatobi Siksa 3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Ini Motifnya

7 hari lalu

43 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Suami Aniaya Selingkuhan Istri hingga Tewas

8 hari lalu

Kasus Istri Siri Dianiaya Oknum Polisi Aiptu N, Bareskrim Dalami Bukti Medis Korban

8 hari lalu

Aksi Kejar-kejaran Warnai Penangkapan Bandar Sabu dan DPO Pembacokan di Kendari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal