Polisi Tunggu Hasil Autopsi Ungkap Kematian Santri di Lampung Selatan usai Ujian Silat

Ira Widyanti
Ilustrasi santri di Lampung Selatan tewas usai mengikuti ujian kenaikan silat. (Foto: Ist)

LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Polisi menunggu hasil autopsi untuk mengungkap kematian santri pondok pesantren (Ponpes) Miftahul Huda 606 Lampung Selatan, Muhammad Fiqih. Korban meninggal dunia usai mengikuti ujian kenaikan silat.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin mengatakan, proses autopsi terhadap korban sudah dilakukan, Minggu (3/3/2024) sore. Hasil autopsi yang dilaksanakan oleh pihak tim dari Dokkes Polres Lampung Selatan baru akan keluar Senin ini.

"Insyaallah hari ini keluar hasilnya, nanti kita informasikan," tutur dia.

Menurut Yusriandi, proses autopsi ini setelah pihak keluarga menyatakan adanya kejanggalan yang ditemukan pada kematian korban. Selain itu proses ini juga telah disetujui pihak keluarga.

"Pihak keluarga sudah setuju untuk dilakukan proses autopsi, ini juga bertujuan untuk mengungkapkan penyebab kematian korban yang sebelumnya pihak keluarga meyakini adanya kejanggalan dalam kematian korban," kata dia.

Sebelumnya, keluarga Muhammad Fiqih, santri Pondok Pesantren Miftahul Huda 606 Lampung Selatan yang tewas usai mengikuti kegiatan pencak silat mengaku menemukan sejumlah kejanggalan pada kematian anaknya. Keluarga kemudian melaporkan hal itu ke polisi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fakta Mengerikan Hasil Autopsi Pelajar SMP Korban Bullying di Grobogan, Patah Leher

57 tahun lalu

Tak Hanya Diperkosa dan Dibunuh, Perempuan di Lampung Selatan Diduga Dirampok

57 tahun lalu

Ngeri! Pekerja Bangunan di Lampung Selatan Tewas Jatuh dari Ketinggian

57 tahun lalu

Pembunuh Mama Muda di Lampung Selatan Ditangkap saat Mudik ke Jakarta, Ternyata Suaminya

57 tahun lalu

Mama Muda di Lampung Selatan Tewas Ditutup Selimut, Sempat Terlihat Bersama Suami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal