"Saya kabur dari LPKA karena kangen sama adik, sudah lama enggak ketemu. Adik saya umur enam tahun," ucap AEA dengan mata berkaca-kaca.
Atas perbuatannya yang telah meresahkan masyarakat Lampung Tengah, AEA menyampaikan permohonan maaf dan rasa penyesalannya.
"Kepada petugas LPKA Bandarlampung, untuk Kepala LPKA pak Anggit, saya meminta maaf sebesar besarnya dan masyarakat Lampung Tengah. Karena ulah saya membuat resah semua masyarakat Lampung Tengah dan seluruh Indonesia. Untuk adik saya, aku kangen mau ketemu adik, udah lama engga ketemu," katanya.